Strict Standards: Declaration of KHttpUri::set() should be compatible with KObject::set($property, $value = NULL) in /home/www/vhosts/gpdi-bethesda.org/httpdocs/libraries/koowa/http/uri.php on line 454

Strict Standards: Declaration of KHttpUri::get() should be compatible with KObject::get($property = NULL, $default = NULL) in /home/www/vhosts/gpdi-bethesda.org/httpdocs/libraries/koowa/http/uri.php on line 454

Strict Standards: Non-static method JLoader::import() should not be called statically in /home/www/vhosts/gpdi-bethesda.org/httpdocs/libraries/loader.php on line 186

Strict Standards: Non-static method JLoader::import() should not be called statically in /home/www/vhosts/gpdi-bethesda.org/httpdocs/libraries/loader.php on line 186

Strict Standards: Non-static method JLoader::register() should not be called statically in /home/www/vhosts/gpdi-bethesda.org/httpdocs/libraries/joomla/cache/cache.php on line 19

Strict Standards: Declaration of JCacheStorage::get() should be compatible with JObject::get($property, $default = NULL) in /home/www/vhosts/gpdi-bethesda.org/httpdocs/libraries/joomla/cache/storage.php on line 173

Strict Standards: Non-static method JLoader::register() should not be called statically in /home/www/vhosts/gpdi-bethesda.org/httpdocs/libraries/joomla/document/document.php on line 19

Strict Standards: Non-static method JLoader::import() should not be called statically in /home/www/vhosts/gpdi-bethesda.org/httpdocs/libraries/loader.php on line 186
 Hormati Firman Tuhan !
Strict Standards: Non-static method JLoader::import() should not be called statically in /home/www/vhosts/gpdi-bethesda.org/httpdocs/libraries/loader.php on line 186

Detail Pengunjung

United States

Unknown Bot
IP Anda : 23.22.2.150

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini47
mod_vvisit_counterKemarin199
mod_vvisit_counterMinggu ini1300
mod_vvisit_counterMinggu lalu1880
mod_vvisit_counterBulan ini7547
mod_vvisit_counterBulan lalu7677
mod_vvisit_counterAll days299314
Hormati Firman Tuhan ! PDF Print E-mail
Written by Administrator Bethesda   
Monday, 11 July 2011 08:28

TANGGAL

:

20 Juli 2008

PENGKHOTBAH

:

Pdt. Hesky Rorong

TEMA

:

Hormati Firman Tuhan !

AYAT UTAMA

:

Yehezkiel 21 : 1 - 5

 

 

URAIAN :

Yehezkiel 21 : 1 - 5

1 Datanglah firman TUHAN kepadaku: 2 "Hai anak manusia, tujukanlah mukamu ke Yerusalem dan ucapkanlah banyak tegoran terhadap tempat kudusnya dan bernubuatlah melawan tanah Israel. 3 Katakanlah kepada tanah Israel: Beginilah firman TUHAN: Lihat, Aku akan menjadi lawanmu dan akan mencabut pedang-Ku dari sarungnya dan melenyapkan dari tengah-tengahmu orang benar dan orang fasik. 4 Oleh karena Aku hendak melenyapkan dari tengah-tengahmu orang benar dan orang fasik, maka pedang-Ku akan terhunus dari sarungnya terhadap semua manusia dari selatan sampai utara. 5 Dan semua manusia akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, mencabut pedang-Ku dari sarungnya, sehingga tidak akan kembali lagi ke situ.

Yerusalem adalah barometer dan istimewa dimata Allah, tetapi Allah mengeluarkan pedangnya untuk melawan Yerusalem, karena Allah sudah berada pada puncak kesabaranNya kepada Yerusalem. Allah menarik pedang untuk memukul Yerusalem, yang mayoritas adalah orang percaya, tetapi yang tidak lagi menghargai firman Allah. Dan mereka mulai berjalan dengan kekuatan / kemampuan sendiri.

Firman Tuhan sangat penting dalam hidup kita karena sebagai manusia, kita mempunyai banyak sekali keterbatasan. Kita tidak mampu berjalan sendiri dan perlu tuntunan Tuhan. Kita bisa tidak sampai pada tujuan Tuhan dalam hidup kita kalau kita tidak mengikuti aturan firman Tuhan. Jadi kita sangat bersyukur kalau punya firman Tuhan yang mengajar / menuntun / memberikan arahan didalam kehidupan kita sebagai anak Tuhan. Kita tahu kehendak Allah dan tidak salah menjalankan kehendakNya. Firman Allah sebagai panduannya, supaya kita menjadi anak Tuhan yang sukses / berkenan kepada Allah.

Dari firman Allah, Yehezkiel tahu bahwa Allah tidak suka dengan tindakan Yerusalem. Firman Tuhan seperti cermin, yang selalu memberikan informasi kepada kita, tentang keadaan / kondisi kita. Ketika cermin memberikan informasi bahwa di wajah kita ada noda, kita tidak akan tersinggung. Begitu juga firman Tuhan ketika datang kepada kita untuk menegur, harus kita terima dengan baik. Firman Tuhan itu sangat berarti sekali untuk memperbaiki kehidupan kita. Karena itu pada pagi hari kita harus membaca firman Tuhan, sesibuk apapun. Karena dari firman Allah, kita tahu maksud Allah didalam hidup kita, dan kita bisa memperbaiki hidup kita. Jika firman Tuhan datang kepada kita, berarti ada maksud Tuhan, bukan hanya untuk sekedar dibaca.

Ketika kita dekat dengan cermin, ia akan memberikan informasi, demikian juga, ketika kita dekat / baca firman Tuhan, akan memberikan informasi kepada kita tentang hidup kita. Firman Tuhan juga membuat kita mampu bertahan dalam kehidupan ditengah banyaknya persoalan yang kita hadapi. Karena firman Tuhan itu adalah kekuatan kita.

Kejadian 3 : 1 – 7

1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" 2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, 3 tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati." 4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, 5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." 6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya. 7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

Seandainya mereka melakukan firman Allah, mereka tidak akan diusir dari taman Eden. Ketika mereka sudah tidak lagi melakukan firman Allah, mereka tidak ada lagi sukacita dan terjadi kekacauan didalam hidupn mereka. Melalui firmanNya Allah telah memberikan suatu batasan-batasan, tetapi manusia melanggarnya. Allah sedih ketika melihat hal itu dan manusia ketika mendengar langkah Tuhan saja sudah ketakutan karena pelanggaran terhadap firman Tuhan itu menuduh mereka. Sebagai anak Tuhan yang mau bertumbuh, maju, semangat, setia, melihat perkara yang besar dalam mengiring Tuhan, harus mendengar firman Tuhan, supaya tidak salah.

Amsal 14 : 12

Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.

Ini berbicara tentang keinginan-keinginan kita, dimana kita menyangka / pemikiran kita, semua ini baik, menurut kita, tetapi bagaimana menurut Tuhan. Disini sering terjadi kontradiksi, disatu sisi kita ingin, disisi lain Tuhan berkata tidak. Dan tinggal kita yang memilih firman Tuhan atau keinginan kita. Firman Tuhan mengajarkan supaya kita sampai kepada tujuan hidup. Terjadi kekacauan jika firman Tuhan tidak dituruti. Penting sekali firman Tuhan ada didalam hidup kita. Dengar firman Tuhan dan menjadi pelaku, sehingga kita akan sampai pada maksud dan tujuan hidup. Kita akan bertumbuh / tahu isi hati / keinginan Allah juga dari firman Tuhan.

Allah mau kita setia supaya diberkati dan Dia memberi rambu-rambu yang harus kita perhatikan dalam firman Tuhan. Hargai firman Tuhan, jangan jadikan hal yang sudah biasa, yang membuat kita tidak ada pertumbuhan, kekuatan, perubahan yang terjadi dalam kehidupan kita sebagai anak Tuhan. Kalau kita menaruh hormat pada firman Allah, dan menjadi pelaku, maka berkat Tuhan sudah tersedia untuk kita, menjadi bagian kita.

Ulangan 28 : 1, 15

1 "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.

15 "Tetapi jika engkau tidak mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan tidak melakukan dengan setia segala perintah dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka segala kutuk ini akan datang kepadamu dan mencapai engkau:

Kita diperhadapkan dengan pilihan dan kita tidak mau kutuk datang kepada kita, tetapi kita mau diberkati Tuhan, dan menjadi sukses. Tetapi kalau kita tidak menghormati dan menghargai firman Tuhan akan ada kutuk, sehingga apa yang kita sudah atur dan kerjakan menjadi sia-sia. Jika kita menghormati firman Allah, maka kita harus melakukan firman Allah, dan kita tidak akan menjadi sama dengan Yerusalem di zaman Yehezkiel, tetapi akan diberkati karena kita menghormati firman Allah. Walau dunia makin sulit, tetapi untuk anak Tuhan yang menghormati firman Tuhan, ada saja cara Tuhan menolongnya. Allah tidak akan pernah kehabisan akal untuk menolong kita yang selalu menghormati firman Tuhan.

Ayat 2

  • Tuhan menyuruh Yehezkiel mengutuki Yerusalem, bukan membawa berkat.
  • Dan kutuki tempat ibadah.
  • Dan peringatkan tanah Israel.

Tuhan sudah tahu apa yang terjadi di Yerusalem, jadi kalau Tuhan mengeluarkan suatu keputusan untuk Yerusalem, berarti dari semua sisi, sudah Allah pertimbangkan. Yerusalem berarti kedamaian, tetapi sebesar apapun kedamaian kalau sudah tidak ada Tuhan, maka tidak akan ada lagi kedamaian, karena Tuhan bisa angkat kedamaian yang semu itu. Sekalipun kita punya banyak relasi, kepandaian dengan titel, pengalaman, tetapi kalau Tuhan yang tutup berkat, tidak ada yang dapat kita buat. Tuhan tega melakukan itu kepada Yerusalem, karena pada waktu itu Yerusalem sudah tidak menghormati lagi kebenaran firman Allah. Bukan hanya Yerusalem saja, tetapi orang-orang yang beribadah pun ternyata pada hakekatnya mereka tidak menghormati dan tunduk kepada firman Allah. Tempat ibadah / rumah Tuhan ini adalah kita / orang percaya.

I Korintus 3 : 16

Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

Allah menyuruh untuk mengutuki juga orang-orang percaya karena mereka sudah tidak menghargai kebenaran firman Allah. Kita ada dan hidup karena anugerah, karena kebaikan Tuhan. Allah menyuruh mengingatkan orang Israel yang identik dengan keras kepala, tidak mau diatur.

Matius 21 : 18 – 20

18 Pada pagi-pagi hari dalam perjalanan-Nya kembali ke kota, Yesus merasa lapar. 19 Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: "Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!" Dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu. 20 Melihat kejadian itu tercenganglah murid-murid-Nya, lalu berkata: "Bagaimana mungkin pohon ara itu sekonyong-konyong menjadi kering?"

Lukas 13 : 6 – 9

6 Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: "Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya. 7 Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma! 8 Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, 9 mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"

Banyak sekali kemurahan yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Pohon ara ini adalah gambaran dari anak Tuhan yang tidak berbuah, akan ditebang / dikutuki Tuhan, seketika itu juga dapat menjadi kering. Karena itu Tuhan menyuruh Yehezkiel untuk memperingatkan Yerusalem. Juga Tuhan memperingatkan kepada kita dan kita jangan menganggap remeh peringatan. Kalau sudah diperingatkan, jangan kita remehkan.

Tuhan melihat kita semua dan Ia menilai kita, tanpa terkecuali bahkan karena kebaikanNya Ia dekati kita. Dan waktu yang kita miliki sekarang adalah kesempatan bagi kita untuk memperbaiki / membenahi hidup kita. Kekecewaan Tuhan kepada pohon ara dapat membuat pohon itu menjadi kering seketika. Karena itu jangan sampai Tuhan kecewa terhadap hidup kita. Setiap hari Ia memberi napas, memberkati, memberikan kesehatan, menjaga kita, tetapi kalau kita tidak menghargai semua itu dengan mengganggap semua itu adalah hal yang biasa sehingga kita tidak menghormati Tuhan, maka kita akan seperti Yerusalem, akan terjadi kutuk didalam hidup kita.

Di dalam Yerusalem ada orang fasik dan orang benar yang akan berhadapan dengan pedang Tuhan, karena perbuatan baik orang fasik dan orang benar telah menjadi sama. Sebagai anak Tuhan kita harus sanggup mempengaruhi, bukan terpengaruh. Orang fasik memang orang yang tidak menghargai Tuhan. Jangan sampai anak Tuhanpun yang sudah dibenarkan dan di dalam Tuhan dan sudah ada pertobatan didalam hidup mereka, menjadi tidak lagi menghargai Tuhan. Sehingga penghukuman Tuhan tidak hanya terjadi pada orang fasik, tetapi kepada seluruh penduduk Yerusalem sampai ke rumah ibadah.

Wahyu 11 : 1 – 2

1 Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. 2 Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."

Tuhan akan datang dan mengukur persembahan, pujian, doa dan seluruh kehidupan anak Tuhan, bukan yang berada diluar Bait Allah. Apa yang telah dilakukan orang-orang di Yerusalem telah begitu menyakitkan Allah, juga orang yang beribadah kepada Tuhan, murid Tuhan, sehingga pedang Tuhan teracung untuk mereka semua.

Yehezkiel tahu Allah kecewa dengan umat Tuhan dari firman Tuhan. Kita juga tahu isi hati Tuhan, kasihNya, kebenaranNya, hidup kita diberkati lewat firman Tuhan. Karena itu kita jangan seperti Yerusalem yang menyia-nyiakan firman Tuhan, yang membuat Tuhan marah kepada seluruh umat Tuhan. Kita mau menunjukkan sesuatu untuk menyenangkan hati Tuhan. Ada suatu waktu dimana kita ingin berbuat sesuatu untuk menyenangkan hati Tuhan, tetapi kita tidak dapat kesempatan. Tapi sekarang kesempatan kita, sekecil apapun yang dipercayakan kepada kita, lakukanlah itu, karena itu adalah bentuk penghormatan kita kepada Tuhan.

Tuhan tidak akan membiarkan hidup kita, tetapi Ia akan merusak dan membunuh orang-orang yang tidak menghargaiNya dengan maksud untuk menunjukkan kepada manusia bahwa Tuhan lebih hebat dan berkuasa daripada manusia. Dan Tuhan sering juga menunjukkan kehebatanNya dalam hidup kita, sehingga kita dapat bersaksi dan mendengarkan kesaksian yang merupakan suatu bukti bahwa Tuhan itu hebat. Dia pelihara, menolong dan campur tangan dalam setiap permasalahan hidup kita menunjukkan bahwa Tuhan itu hebat. Karena itu berilah penghormatan kepada Tuhan, berilah tempat / prioritaskan Tuhan dalam kehidupan kita. Tempatkan Dia pada prioritas yang utama, walaupun dunia pekerjaan dan tekanan datang dalam hidup kita, kalau kita tempatkan Tuhan pada prioritas yang utama, maka kita akan melihat pertolongan Tuhan yang tidak pernah berhenti dalam kehidupan kita.

Mazmur 76 : 8

Dahsyat Engkau! Siapakah yang tahan berdiri di hadapan-Mu pada saat Engkau murka?

Allah itu dahsyat, kita punya Tuhan yang dahsyat. Gembala kita yang baik yaitu Yesus Kristus adalah dahsyat. Segala yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah. Semua pertolongan Allah kepada kita membuktikan kedahsyatanNya. Kita jangan seperti Yerusalem, banyak anugerah Allah, yang Tuhan berikan kepada mereka tetapi mereka tidak menghargai Allah. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang sanggup bertahan di depan murka Tuhan. Tetapi bagi dia yang setia dan menaruh hormat kepada Tuhan, ketika murka Allah itu datang, Allah akan melindungi sebagai bentuk dari tanggung jawab Allah. Karena itu mari kita setia, jangan sampai kita menerima kutukan karena menyakiti hati Tuhan. Tetapi mari kita menyenangkan hati Tuhan, sehingga dimanapun kita pergi dan berada, kita semua diberkati Tuhan.

~##~

 


Copyright © 2011 - 2013 GPdI Bethesda all rights reserved