Member Login

Detail Pengunjung

United States

Unknown Bot
IP Anda : 38.107.179.216

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini59
mod_vvisit_counterKemarin232
mod_vvisit_counterMinggu ini893
mod_vvisit_counterMinggu lalu1800
mod_vvisit_counterBulan ini6438
mod_vvisit_counterBulan lalu10142
mod_vvisit_counterAll days71695
Dengar-dengaran akan Firman Tuhan PDF Print E-mail
Written by Administrator Bethesda   
Tuesday, 11 October 2011 14:25

TANGGAL

: 11 September 2011

PENGKHOTBAH

: Pdt. Denny Tampi

TEMA

: Dengar-dengaran akan Firman Tuhan

AYAT UTAMA

: Ruth 1 : 1 - 6

 

Uraian :

 

Ruth 1 : 1 – 6

 

1 Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel. Lalu pergilah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana sebagai orang asing. 2 Nama orang itu ialah Elimelekh, nama isterinya Naomi dan nama kedua anaknya Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata dari Betlehem-Yehuda; dan setelah sampai ke daerah Moab, diamlah mereka di sana. 3 Kemudian matilah Elimelekh, suami Naomi, sehingga perempuan itu tertinggal dengan kedua anaknya. 4 Keduanya mengambil perempuan Moab: yang pertama bernama Orpa, yang kedua bernama Rut; dan mereka diam di situ kira-kira sepuluh tahun lamanya. 5 Lalu matilah juga keduanya, yakni Mahlon dan Kilyon, sehingga perempuan itu kehilangan kedua anaknya dan suaminya. 6 Kemudian berkemaslah ia dengan kedua menantunya dan ia pulang dari daerah Moab, sebab di daerah Moab ia mendengar bahwa TUHAN telah memperhatikan umat-Nya dan memberikan makanan kepada mereka.

 

Naomi pergi ke Moab, lalu mendengar bahwa Bethlehem sudah dipulihkan. Apapun masalah / persoalan kita, tinggal didalam Tuhan, karena didalam Tuhan, jaminan itu pasti, bukan mudah-mudahan. Seringkali kita menghadapi banyak pilihan didalam hidup ini setiap hari. Kita mau pegang janji Tuhan / setia kepada Tuhan atau keluar. Mau mengikut Tuhan atau tidak, Tuhan tidak memaksa. Pilihan itu ada ditangan kita. Tetapi bersama dengan Tuhan pasti kita dijamin. Janji firman Allah adalah ya dan amin. Kalau ikut Tuhan pasti ditolong Tuhan.

 

Yeremia 29 : 11

 

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Rancangan Tuhan bagi manusia adalah rancangan keberhasilan. Inti berkat itu adalah firman Allah. Cari dahulu kerajaan Allah, jangan kamu kuatir apa yang kamu makan, minum, pakai, ini merupakan fenomena diakhir jaman. Sebelum air bah, manusia terjebak dengan makan, minum, pakai. Kalau dengan Tuhan pasti dan jaminan Tuhan, keberhasilan.

 

Keluarga Naomi meninggalkan Bethlehem sepuluh tahun dan Tuhan tidak menyuruh mereka. Siapa yang bertelinga hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh, artinya kita harus lebih banyak bertanya kepada Tuhan. Banyak orang yang mengambil keputusan sendiri. Kita diperhadapkan banyak pilihan dan tidak tahu mengambil pilihan yang mana. Tetapi firman Allah tidak pernah salah dalam menentukan pilihan dalam hidup kita.

 

Mana yang kita pilih, kalau Tuhan berkenan pasti Tuhan berkati. Tidak usah cari yang lain, tetapi berpadan pada apa yang ada. Ishak saat terjadi kelaparan, ingin pergi ke Mesir, tetapi Tuhan berkata kepadanya untuk tidak pergi ke Mesir, dan telinga Ishak mendengar. Karena disitu Tuhan akan memberkati. Allah tidak pernah menetapkan kita untuk hidup menderita.

 

Keadaan di Bethlehem itu tidak separah di Moab, karena tidak pernah orang benar ditinggalkan Tuhan dan anak cucunya meminta-minta. Pemeliharaan Tuhan itu pasti dalam setiap kehidupan kita. Hidup tidak tergantung dari kekayaan, karena itu hanya fasilitas dari Tuhan untuk hidup kita yang akan berakhir. Tetapi banyak orang yang tetap tidak peduli dan terus cari uang, sampai waktu untuk Tuhanpun diambil dan cari alasan untuk kepentingan yang lebih penting. Mereka lupa bahwa Tuhan yang memiliki berkat itu. Bagaimanapun kita berusaha, kalau Tuhan tidak menyertai sia-sia semuanya.

 

Mazmur 127 : 1 – 2

 

1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. 2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah -- sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

 

Tetapi Tuhan memberikan berkat kepada orang yang dikasihinya waktu semua indera istirahat. Waktu tidurpun, berkat sudah menunggu kita. Allah sudah sediakan, karena Allah tahu betul / mengerti. Tuhan hanya mau kita percaya sampai mujizat terjadi. Kita harus punya komitmen, sebelum dan setelah Tuhan berkati, kita jangan melepaskan. Perkataan kita berkuasa, mari kita memperkatakan mujizat pasti terjadi.

 

Dia Tuhan yang bertanggungjawab dan tahu penderitaan kita. Yesuspun berkata sudah selesai, Ia telah selesai menanggung penderitaan kita. Ketika kita meneteskan air mata, Tuhan tampung di kirbat Tuhan. Kita perlu satu stamina iman yang kuat diakhir jaman ini karena godaan / tantangan banyak, kalau kita tidak kuat / tahan, kita binasa. Karena itu kita harus minta Roh Kudus pimpin kita. Sebab didalam kita ada dualisme. Paulus berkata ia ingin berbuat yang baik, tetapi yang tidak baik itu ada padanya. Tantangan akan muncul kemudian. Proses demi proses harusnya mengajar kita. Karena siapa yang Tuhan tegur berarti dikasihi / disayang Tuhan.

 

Tuhan mendengarkan doa-doa kita. Kita diselamatkan bukan karena kita, tetapi itu suatu rancangan Allah yang luar biasa. Dan itu semua karena kemurahan / kebaikan Tuhan. Apa yang tidak kita mengerti, tapi Tuhan mengerti.

 

Yeremia 2 : 19

 

Kejahatanmu akan menghajar engkau, dan kemurtadanmu akan menyiksa engkau! Ketahuilah dan lihatlah, betapa jahat dan pedihnya engkau meninggalkan TUHAN, Allahmu; dan tidak gemetar terhadap Aku, demikianlah firman Tuhan ALLAH semesta alam.

Naomi ketika kembali ke Bethlehem=rumah roti, ia tidak dikenali lagi. Naomi=sukacita, marah karena Yang Maha Kuasa telah melakukan hal yang pahit. Alkitab memang tidak salah, diluar Tuhan memang pahit hidup kita. Dan kita akan menemukan banyak hal, diperhadapkan dengan hal yang kita tidak berdaya dengan masalah. Tuhan menunggu kita kembali kepadaNya. Tuhan tidak akan membiarkan orang benar hidup dalam kelaparan. Artinya Tuhan jaga / pelihara / tolong, Tuhan yang memulai pasti akan mengakhirinya dengan baik. Jadi kalau Tuhan sudah memulai proses demi proses pasti baik.

 

I Petrus 1 : 6 - 7

 

6 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. 7 Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu -- yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api -- sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.

Bergembiralah sekalipun ada proses, percaya lewat proses demi proses, Allah mendewasakan kita, supaya kita tidak takut / goyah, dan terus tinggal / maju didalam Tuhan.

 

Mazmur 37 : 1 - 4

 

1 Dari Daud. Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang; 2 sebab mereka segera lisut seperti rumput dan layu seperti tumbuh-tumbuhan hijau. 3 Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, 4 dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.

 

Ketika ada goncangan, diam dan berdoa pasti kita melihat mujizat Allah. Karena Tuhan berperang ganti kita. Krisis apapun yang terjadi, diam saja, setia pada Tuhan, lakukan yang baik buat Tuhan. Kalau kita setia kepada Tuhan, pasti Tuhan akan nyatakan. Doa bisa merubah keputusan Tuhan. Ketika Tuhan lakukan mujizat, pasti kita diberkati.

Sebelum kedatangan Tuhan, manusia akan terjebak pada fenomena mencari uang terus. Tuhan tidak melarang kita mencari uang, tetapi kita harus mengutamakan Tuhan terlebih dahulu. Kalau Tuhan sudah didahulukan / melakukan perintah Tuhan, biarpun krisis ekonomi, tetap Tuhan akan berkati kita, tidak usah takut.

 

Tuhan bergaul karib dengan orang yang dekat dengan Tuhan dan menyatakan rahasiaNya kepadanya. Kalau kita jauh tinggalkan Tuhan, bagaimana Tuhan dapat menyatakan rahasia? Kalau kita setia, Tuhan pasti nyatakan mujizatNya. Bukan hanya kata orang saja dan kita sendiri tidak pernah alami. Seperti kata Ayub, kalau dulu ia hanya mendengar kata orang saja, tetapi sekarang matanya melihat bahwa tidak ada rancangan Allah yang gagal, semua berhasil. Dia tahu betul semuanya dari Tuhan.

 

Kita tetap tinggal didalam Tuhan, karena dari sinilah kita diberkati. Tidak usah cari di luar. Ketika Tuhan melihat kesetiaan kita, tidak usah kita berpikir, tetapi Tuhan sudah sediakan, karena Tuhan yang menjadi sumber berkat itu. Tinggallah didalam Tuhan, jangan menjauh dari Tuhan. Diluar Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-apa. Banyak orang hanya mementingkan berhasil, entah itu baik atau tidak. Sehingga banyak orang percaya yang korupsi. Kita harus yakin Tuhan menolong kita semua. Tinggal didalam Tuhan karena disinilah berkat / mujizat ada dan Tuhan tidak pernah berubah sampai selama-lamanya.

 

~##~

 


Copyright © 2011 - 2011 GPdI Bethesda all rights reserved