Member Login
Detail Pengunjung
United States
Unknown BotIP Anda : 38.107.179.217
Pengunjung






![]() | Hari ini | 56 |
![]() | Kemarin | 232 |
![]() | Minggu ini | 890 |
![]() | Minggu lalu | 1800 |
![]() | Bulan ini | 6435 |
![]() | Bulan lalu | 10142 |
![]() | All days | 71692 |
| Sepakat |
|
|
|
| Written by Administrator Bethesda | ||||||||
| Tuesday, 11 October 2011 14:13 | ||||||||
Uraian :
Efesus 2 : 11 - 22
11 Karena itu ingatlah, bahwa dahulu kamu -- sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya "sunat", yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia, -- 12 bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia. 13 Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus. 14 Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, 15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera, 16 dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu. 17 Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang "jauh" dan damai sejahtera kepada mereka yang "dekat", 18 karena oleh Dia kita kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa. 19 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, 20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. 21 Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. 22 Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.
Kebenaran firman Tuhan adalah kebutuhan kita. Dari kebenaran firman Tuhan ini, kita akan menjadi anak Tuhan yang kuat / berkemenangan saat kita mempraktekkan firman Tuhan. Keselamatan sangat penting didalam hidup kita. Semua membutuhkan keselamatan. Salah satu kebenaran didalam pembacaan kita yaitu orang Yahudi dan yang bukan Yahudi dipersatukan / menjadi satu didalam Kristus. Proses ini tidak mudah, tetapi membutuhkan waktu untuk terjadinya persatuan / sepakat.
Persatuan / sepakat ini sangat penting sekali, karena di surga tidak ada orang yang berseteru / iri hati / merasa lebih hebat / menang kalah. Yang ada didalam kerajaan surga adalah sepakat dengan Kristus / ajaran firman Allah. Karena itu banyak ajaran firman Allah disalahgunakan. Bahkan banyak nabi-nabi / hamba-hamba Tuhan / anak-anak Tuhan palsu. Karena itu Iblis bekerja untuk mempengaruhi pola pikir manusia supaya manusia itu tersesat jalan / pengajarannya. Damai sejahtera itu adalah bagian dari berkat Allah. Di Kerajaan Allah tidak ada air mata, kesusahan, lantainya dari emas. Tanah air kita adalah surga, bukan dunia. Damai sejahtera itu tidak hanya ditentukan oleh uang. Tetapi ada orang yang walaupun banyak masalah tetapi ia tetap ada damai sejahtera. Walau pencobaan berat / besar, kalau ada damai sejahtera dari Tuhan, maka kita mampu memuliakan Allah / mengucap syukur.
Orang Yahudi dan bukan Yahudi dipersatukan, dimana dua-duanya punya prinsip / pendirian / karakter yang berbeda.
Menurut orang Yahudi, mereka tidak ada pengharapan, tidak akan mendapat janji-janji. Jadi janji-janji itu hanya untuk orang Yahudi, tidak untuk orang lain, karena Allah yang berjumpa dengan mereka. Orang yang bukan Yahudi tidak akan mendapat dari apa yang telah Tuhan janjikan / diberkati. Tetapi didalam Tuhan tidak seperti itu. Keangkuhan / kesombongan orang Yahudi luar biasa. Ketika kita punya pemikiran kita lebih hebat dari orang lain, itu mulai sombong dan berbahaya.
I Korintus 10 : 30 - 32
30 Kalau aku mengucap syukur atas apa yang aku turut memakannya, mengapa orang berkata jahat tentang aku karena makanan, yang atasnya aku mengucap syukur?" 31 Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah. 32 Janganlah kamu menimbulkan syak dalam hati orang, baik orang Yahudi atau orang Yunani, maupun Jemaat Allah.
Terjadi perdebatan makanan yang halal dan tidak. Paulus mengucap syukur atas apa yang ia makan. Makanlah untuk memuliakan Allah. Mungkin makanan kita bisa kontrol tapi perkataan / perilaku tidak bisa kita kontrol dan menjadi syak bagi orang lain / jemaat Allah.
Bersunat disini bicara tentang sunat hati / pertobatan / pemulihan / dimana ada tahta Allah, disana ada pemulihan bagi sifat / karakter. Yang disebut tak bersunat ini bahasanya seperti pelecehan kepada orang bukan / diluar Yahudi. Mereka menganggap diri mereka lebih benar / hebat daripada orang lain. Ada roh kesombongan yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Ini jangan ada pada kita, agar jangan sampai kita berharap masuk surga, padahal, kesombongan / iri hati / dengki ada pada kita yang menjadi penghalang bagi kita untuk menikmati hubungan intim dengan Allah.
Keadaan orang Yahudi selalu ada perseteruan. Berbahaya kalau didalam gereja Tuhan terjadi perseteruan satu dengan yang lain. Untuk yang berseteru ada jalan yaitu salib. Jadi Allah buat jalan / terobosan / hal yang luar biasa supaya antara Yahudi dan bukan Yahudi terjadi persatuan, tidak ada perseteruan. Supaya ketika mereka ada didalam satu jalan menuju ke sorga, mereka sama-sama masuk sorga. Jangan harap yang saling berseteru akan masuk surga, karena ketika bertemu dalam satu jalan akan berseteru.
Firman Allah berkuasa, setiap kita baca akan memulihkan kita setiap hari karena akan menegur kita, sehingga yang berseteru, ketika bertemu dalam satu jalan tidak berseteru. Dulu ada perseteruan, sekarang sudah didekatkan oleh darah Kristus yang merobohkan tembok-tembok pemisah itu. Darah Yesus yang menyucikan.
Allah menghargai keselamatan karena Dia tahu betapa sulitnya membuat suatu untuk keselamatan banyak orang. Tuhan dicaci maki, diludahi, walaupun Ia bisa membalas, tetapi ia tahan untuk menebus dosa kita. Dia tahu bagai sulitnya mengangkat / mengeluarkan kehidupan kita dari segala keadaan yang tidak punya pengharapan itu. Allah juga mau kita menghargai keselamatan itu, dengan datang kepada Tuhan.
Allah mempersatukan orang Yahudi dan bukan Yahudi, Allah memberikan damai sejahtera yang sama. Kalau damai sejahtera ada didalam hati kita, maka tidak akan ada perseteruan. Karena damai sejahtera itu satu sumber didalam Allah. Kalau ini ada didalam anak Tuhan, maka tidak akan ada perseteruan / iri hati / dengki, karena damai sejahtera satu. Ia berusaha supaya kita dapat mengalami damai sejahtera yang datang dari Tuhan. Ada proses yang terjadi sehingga terjadi satu tubuh. Ada hal-hal yang harus dihancurkan yaitu perseteruan sehingga menjadi satu tubuh.
Orang yang bukan Yahudi bukan lagi orang asing / pendatang, mereka sewarga, satu komunitas yang luar biasa. Ini tercipta karena perseteruan itu sudah dihancurkan. Kita anggota keluarga Allah / keluarga kudus artinya orang-orang yang hidup didalam ciptaan baru. Disini tidak ada lagi perselisihan / iri hati / dengki karena kita adalah warga / keluarga kudus / Allah.
Kalau keluarga Allah, berarti ada sifat Allah. Tidak ada lagi perseteruan lagi di situ. Orang yang sudah dikuduskan dengan darah Kristus dan dihancurkan tembok-tembok pemisah dan tidak ada lagi perseteruan. Kalau ada orang yang diberkati / maju didalam usaha kita bersyukur, tidak usah kecil hati / menfitnah. Allah mau kita dibaharui, oleh karena itu setiap hari kita baca firman Allah. Keluarga orang kudus pasti ada di surga.
Jemaat Tuhan itu seperti bangunan yang punya dasar yaitu pengajaran rasul dan nabi yaitu firman Allah. Ini yang menjadi fondasi gereja Tuhan berdiri. Kalau dasarnya adalah kebenaran firman Allah, maka jemaat Tuhan itu akan tumbuh rapi tersusun sesuai dengan firman Allah. Jadi dengan firman Allah, kerohanian / cara hidup kita akan tersusun rapi di pemandangan Allah. Dan ini yang Tuhan mau. Kalau kehidupan kita berdasarkan kebenaran firman Allah, dasarnya dari pengajaran rasul dan nabi, kita akan tumbuh tersusun rapi dan Allah mau masuk berdiam / betah ada didalam hidup kita. Kalau hadirat Allah ada didalam hidup kita, setiap hari kita ada pemulihan, bukan hanya saat kita datang ke gereja. Kita mau jadi bangunan yang rapi tersusun karena kebenaran firman Allah.
I Korintus 6 : 19 - 20
19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? 20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!
Kita telah dibeli oleh Yesus Kristus lewat pengorbanan dan yang harus kita buat memuliakan Allah. Itu tidak hanya dilakukan dengan tepuk tangan. Tugas kita hanya memuliakan Allah, kita sudah dibeli dan menjadi hak paten Allah. Tidak susah untuk memuliakan Allah. Kalaupun susah, ada yang membantu yaitu Roh Kudus. Allah memberikan sesuatu yang luar biasa dalam hidup kita. Memuliakan Allah dalam kebaktian / jam doa, dan banyak hal yang dapat kita lakukan untuk memuliakan Allah.
Mari kita memuliakan Tuhan, jangan pelit memuliakan Tuhan kalau mau diberkati Tuhan. Allah pakai ukuran itu kepada kita. Karena itu kita mau setia dan banyak berdoa kepada Tuhan, supaya kita menjadi jemaat Tuhan yang tersusun rapi dan mampu memuliakan dan membesarkan nama Tuhan.
~##~
|











